Di Kineria kamu membeli film langsung dari pemiliknya ...

Merajut Bambu Menara Tingal (2013)

Trailer


5.500, -
Duration: 00:41:00
Genre: Dokumenter
Tags: travel
Silahkan login atau register

( 0 Votes )
( 0 )


Kru & Pemain

Sutradara
Wilfrid A Wasa
Pemeran
-
Produser Eksekutif
-
Produser
-
Co-produser
-
Penyunting Adegan
-
Penata Kamera
-
Penata Musik
-
Skenario
-
Penata Suara
-
Penata Artistik
-
Penata Kostum
-
Pemilih Pemain
-
Make-up Artist
-

Tiga tahun yang lalu Borobudur menjadi saksi jerit vulkanik Merapi mengguncang bumi Jawa. Borobudur hanya salah satu saksi ketika bencana demi petaka merajam pertiwi Indonesia. Namun, manusia yang berketuhanan pasti yakin, bahwa keadaan bisa diperbaiki dan tergerak ikut melestarikan kehidupan di ruang hunian sesamanya, itulah fitrah manusia, saling-beri, bukan saling-minta.

 

Gagasan awal muncul di tahun 2012 dari kalangan arsitek; (Alm.) Dr. Galih Widjil Pangarsa (UB, Malang), Paulus Mintarga (rempah rumahkarya, Solo), Eko Prawoto (EPAW, Jogja), Adi Purnomo (MamoStudio, Bogor),  Prof. Josef Prijotomo (ITS, Surabaya) dan Yu Sing (Studio Akanoma, Bandung). Ada kesamaan perspektif.

 

Merajut Bambu menggalang upaya perbaikan, sesuai dengan kemampuan, kesanggupan, dan kesempatan yang tersedia. Betapa kecil pun itu, akan bermakna besar dalam kebersamaan.

 

Sekitar 300-an mahasiswa dan fresh-graduate dari Jakarta (UI, Untar,  UPH, ITI, Trisakti), Bandung (ITB, ITENAS,UPI), Semarang (UNDIP, Soegijapranata, UNES), Jogja (UGM, Atmajaya, UKDW), Solo (UNS, ISI Solo), Surabaya (UPN, ITS), Denpasar (Udayana), dan Malang (UIN, UB)dan komunitas bambu secara bergiliran dalam “kloter-kloter” bergotong-royong mengerjakan segala jenis pekerjaan pada semua tahap: mulai dari pengawetan, penyiapan elemen konstruksi sampe pemasangan.

 

Desa Tingal yang berada dalam satu garis lurus dengan Candi Borobudur menurut legenda adalah desa tempat mengawasi pembangunan Candi Borobudur. Tingal sendiri dalam Bahasa Jawa (ningali) artinya mengamati. Munculah ide membangun menara dari bambu kurang lebih setinggi 20 meter, yang merupakan eksperimen struktur vertikal bambu sebagai simbol tempat pengamatan-penelitian-diskursus fenomena sosial-budaya di Indonesia. Sekaligus upaya mem-“branding” kembali Desa Tingal melalui sanggar budaya dan arsitektur yang akan dibangun, ruang luar seni pertunjukan, tempat pelatihan seni-budaya dengan Pembina tari Ki Eko Sunyoto (seniman lokal) dan juga workshop arsitektur sekaligus sebagai posko tetap komunitas arsitek Merajut Bambu.

 

Perkembangan ke depannya sangat terbuka, dapat menjadi pertanian organik, pemasaran kerajinan rakyat, shelter andong wisata, dll.

Merajut Tingal adalah lambang langkah merajut kesatuan pandang berbagai kalangan untuk perbaikan Indonesia dari sisi lingkungan binaan. Secara lokal, bermakna merajut potensi manusia dan lingkungan Dusun Tingal Kulon serta mengembangkan rumah adat di dusun ini sebagai bagian dari desa wisata eco-cultural.

Silakan Login atau Register untuk kirim komentar Anda.

Loading ...


Film Terkait